Kamis, 14 Oktober 2010

Sejarah Revisionis Revolusi Kuba?

Inside The Cuban Revolution: Fidel Castro and The Urban Underground
Julia E. Sweig
Harvard University Press, 2002


Buku ini sepertinya berniat menjadi sejarah revisionis atas peran Fidel Castro dan Che Guevara dalam Revolusi Kuba. Dengan data-data yang sangat lengkap dari arsip-arsip yang sebelumnya tak terakses, Julia E. Sweig membedah bagaimana sebenarnya yang lebih berperan (atau sama besar perannya) dalam Revolusi Kuba adalah kelompok-kelompok mahasiswa dan urban underground kelas menengah di Havana, dan bukan pasukan gerilya Gerakan 27 Juli-nya Castro itu semata.

Tapi andai buku ini menyimpan niat itu (yang artinya, Sweig sedikit banyak "menuding" bahwa Castro telah memelintir sejarah, dan ini
mengingatkan saya akan Orde Baru  yang sangat menonjolkan "heroisme tentara" dalam sejarah kemerdekaan Indonesia dan mengecilkan fungsi politisi sipil), sebenarnya bisa dipertanyakan pula mengapa akhirnya pemerintah Kuba membuka akses kepada seorang peneliti AS terhadap arsip-arsip itu. Menurut saya, bila buku ini hendak dijadikan "senjata" buat para pelarian Kuba di Miami dan Florida untuk mengecam Castro, situasinya justru bisa berbalik: buku ini malah menunjukkan bahwa Revolusi Kuba diinginkan oleh banyak orang, dan bukan kemauan Gerakan 26 Juli belaka. Terbukti misalnya tokoh-tokoh mahasiswa dan kelas menengah itu ikut membentuk jalannya revolusi dan menduduki pos-pos strategis. Tokoh mahasiswa Ricardo Alarcón misalnya, yang menjadi ketua Dewan Nasional meskipun sering berbeda pandangan dengan Che Guevara mengenai bagaimana perekonomian nasional seharusnya dikelola.

Bagi yang ingin mendalami soal Kuba, banyak data menarik di sini, meski saking banyaknya kadang membuat penulisannya jadi terasa kering dan ruwet. Saya paling melongo membaca tentang gerakan bernama ABC yang ternyata bukan singkatan apa-apa (nama kelompoknya memang ABC!)

Namun soal peran mahasiswa dan gerakan bawah tanah Havana itu sendiri menurut saya bukan hal baru. Andai Sweig pernah menonton film Yo Soy Cuba karya Mikhail Kalatozov (1964), tentu dia bisa melihat peran tokoh-tokoh mahasiswa digambarkan secara gamblang di sana.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar