Senin, 19 Agustus 2013

"Votán II. Para Penjaga," oleh Subcomandante Marcos

Catatan: Baca terlebih dulu surat Subcomandante Moisés tentang Sekolah Kecil (escuelita) Zapatista dan "Votán I" oleh Subcomandante Marcos.



Votán II
Para Penjaga

Juli 2013

Sekarang kami ingin menjelaskan pada kalian bagaimana cara kerja sekolah kecil ini (daftar kebutuhan belajar yang kau perlukan, metodologi, guru-guru, topik pelajaran, jadwal, dll.), jadi yang pertama adalah…

Apa Yang Kau Butuhkan
Satu-satunya hal yang kau butuhkan, secara umum, untuk hadir di sekolah kecil Zapatista (selain diundang tentunya, serta seratus peso untuk paket buku-DVD), adalah kesudian untuk mendengar.

Jadi tak ada alasannya untuk mematuhi nasehat atau rekomendasi orang-orang yang –sebaik apapun niatnya—memberitahu bahwa kau perlu membawa peralatan ini-itu dengan dasar bahwa mereka “pernah datang ke komunitas.”

Mereka yang benar-benar pernah berada di komunitas tak sesumbar ke mana-mana soal itu, dan mereka juga akan paham betul bahwa yang benar-benar dibutuhkan adalah tahu cara melihat dan mendengar. Mereka yang datang ke komunitas untuk bicara (dan mencoba memberitahu apa yang perlu dilakukan, atau menawarkan derma mereka dalam bentuk uang atau “wejangan”) sudah dan akan banyak, kelewat banyak. Dan mereka yang datang untuk mendengar sangatlah sedikit. Tapi tentang itu kuceritakan lain kali saja.

Jadi kau tidak perlu membawa sesuatu yang khusus (aku baca bahwa ada yang cuma mau membawa sepatu tenis butut, oke). Bawalah buku catatan dan pena atau pinsil. Tidak diwajibkan untuk membawa komputer, esmarfon (smartphone), tablet, atau apapun yang kau pakai sekarang, tapi silakan kalau mau. Namun demikian, tidak bakal ada sinyal seluler di tempat kalian nanti. Ada internet di beberapa caracoles tapi kecepatannya, bagaimana bilangnya ya?... seperti “Pegasus”, tunggangan Durito. Ya, kau bisa membawa apapun-namanya-itu buat mendengarkan musik. Ya, kau boleh membawa kamera dan perekam. Ya, kau boleh merekam audio dan mengambil gambar serta video, tapi hanya sesuai aturan, yang akan diumumkan oleh Subcomandante Insurgente Moisés. Ya, kau boleh membawa boneka beruangmu atau yang semacam itu.

Lain-lain yang mungkin bisa berguna: senter. Sikat gigimu dan handuk (kalau kau ingin mandi dan di sana nanti memang dimungkinkan untuk mandi). Sekurang-kurangnya satu pakaian ganti, kalau-kalau kena lumpur. Obat-obatanmu, kalau diperlukan dan memang diresepkan oleh seseorang yang terlatih dan mampu. Kantung plastik buat menyimpan tanda pengenal dan uang (bawa selalu barang-barang ini bersamamu—kami hanya akan menanyakan tanda pengenal saat registrasi, untuk memeriksa apakau kau benar-benar kau). Kantung plastik satu lagi untuk bahan-bahan pelajaran yang akan kau terima di sini. Kau juga perlu memasukkan celana (dalam –kalau pakai—juga luar) ke dalam kantung plastik.

Ingat: kau boleh membawa barang sebanyak yang kau mau, tapi apa saja yang kau bawa harus kau angkat sendiri. Jadi tak ada ya “aku pengen bawa piano ah, siapa tahu ada waktu buat latihan do-re-mi-fa-so-la.” Dan tidak, kau tidak boleh membawa Xbox, ps3, wii, atau konsol kuno Atari.

Apa yang nyata-nyata penting untuk dimiliki, kau tidak bisa membelinya. Apa yang kau bawa sudah tercakup dalam dirimu dan bisa didapati, bila dimulai dari leher, agak ke bawah di sebelah kiri.

Baiklah, sesudah mengklarifikasi ini, sekarang aku akan mendaftar apa yang kau perlukan untuk bisa menghadiri sekolah kecil di komunitas. Tanpa syarat-syarat berikut, KAU TIDAK AKAN DITERIMA:
.- Tahu menahan diri untuk tidak berbicara dan menghakimi.
.- Kesudian untuk mendengar dan melihat.
.- Hati yang pada tempatnya.

Yang tidak penting adalah ras apa kamu, berapa usiamu, gender, preferensi seksual, tempat asal, agama, tingkat keilmuan, perawakan, berat badan, tampilan fisik, perlengkapan, “panjangnya pengalaman” mengikuti Zapatismo,... atau apakah kau bersepatu atau telanjang kaki.

Ah ya, jangan bawa sepatu hak tinggi karena ya, kau memang akan tampak keren, tapi juga sepatumu akan patah begitu menginjakkan langkah pertama ke...

Ruang Belajar dan Jadwal
Menurut Zapatista, tempat belajar-mengajar (sekolah) itu bersifat kolektif. Artinya, masyarakat. Dan guru-guru serta murid-murid adalah mereka yang menyusun kolektif tersebut. Mereka semua. Jadi takkan ada seorang guru, namun lebih pada sebuah kolektif yang mengajarkan, yang menunjukkan, yang melatih, di dalamnya serta bersamanya, seseorang yang belajar dan pada saat yang sama, mengajar.

Jadi saat kau menghadiri kelas hari pertama dalam komunitas (hal ini akan berbeda bagi yang mengambil cara lain), jangan berharap akan menemui model sekolah pada umumnya. “Aula” atau “ruang-ruang kelas” yang kami persiapkan buatmu bukanlah ruang tertutup dengan papan tulis dan dosen di depan mencurahkan pengetahuan pada murid-murid yang lantas akan ia evaluasi dan beri sanksi (artinya, membagi mana siswa yang baik dan buruk), melainkan adalah ruang terbuka komunitas. Dan komunitas ini bukanlah “sekte” (di sini orang Zapatista, non-Zapatista, dan dalam beberapa kasus, anti-Zapatista hidup bersama), yang tidak pula bersifat hegemonik, homogen, tertutup (di sini orang-orang dari kalender dan geografi yang berbeda-beda berkunjung sepanjang tahun), ataupun dogmatik (di sini kami juga belajar dari yang-lain).

Jadi kau tidak datang ke sekolah yang beroperasi menurut jadwal lumrah. Kau akan berada di sekolah setiap jam dari setiap hari keberadaanmu di sini. Bagian terpenting dari waktumu di sekolah kecil Zapatista adalah pengalamanmu tinggal bersama keluarga yang kau inapi. Kau akan pergi bersama mereka mencari kayu bakar, ke ladang jagung, ke kali-sungai-mata air, kau akan masak dan makan bersama mereka (tentu saja kau hanya akan makan apa yang tidak membuatmu sakit atau bertentangan dengan keyakinanmu—misalnya, kalau kau vegetarian atau vegan, mereka takkan memberimu daging, tapi tolong beritahu kami sebelumnya karena kawan-kawan di sini, saat mereka gembira dengan tamunya, kerap memasak ayam atau babi, komunitas atau kotapraja otonom atau Junta Pemerintahan yang Baik akan menyembelih salah satu sapi piaraan bersama dan membuat kaldu buat semua), kau akan istirahat bersama mereka, dan terutama, kau akan capek dengan mereka.

Artinya, seperti kata mereka, selama hari-hari itu kau akan menjadi bagian dari keluarga adat Zapatista.

Dan itulah alasan mengapa kami tidak bisa menerima orang yang datang membawa kemah atau mobil karavan. Itu sebabnya jumlah orang yang bisa datang terbatas. Karena banyak orang memang muat di tanah ini, tapi di bawah atap-atap kecil Zapatista hanya sedikit yang muat. Kalau kau ingin berkemah, hidup dekat alam atau yang setara dengannya di pedusunan, silakan, tapi jangan di sini pada tanggal-tanggal ini.

Jadi kau tidak akan tinggal bersama gengmu, kelompokmu, atau rombonganmu. Tidak juga dengan warga kota lainnya. Kalau kau datang bersama keluarga, pasangan atau bukan-pasangan, kau bisa berduaan kalau mau, tapi tidak dengan orang lain lagi. Jadi tak ada ya “kami semua yang datang dari sini atau situ pengen ngumpul-ngumpul mengobrol atau bernyanyi-nyayi di sekeliling api unggun atau semacamnya.” Kau bisa lakukan di geografimu sendiri dan pada kalender yang lain. Kau (atau kau bersama keluarga, pasangan atau bukan-pasangan) datang ke sini untuk berpartisipasi dalam kehidupan sehari-hari dan pengetahuan masyarakat adat Zapatista, dan tentu juga kehidupan sehari-hari masyarakat adat non-Zapatista.

Orang-orang Zapatista adalah orang-orang yang memiliki kekhususan bukan hanya menantang kaum berkuasa, bukan pula mempertahankan pemberontakan dan perlawanan mereka selama 20 tahun. Mereka juga, terutama, berhasil membangun (di bawah kondisi-kondisi yang akan kau rasakan secara personal) definisi kebebasan khas masyarakat adat Zapatista: untuk memerintah dan memerintah diri sendiri sesuai cara kami, pada geografi dan kalender kami.

Ya, bagian soal “geografi dan kalender kami” ini menandai jarak yang cukup jauh dengan proyek-proyek lainnya. Kami ingatkan bahwa ini bukan saja bukan sebuah model untuk dicontoh (ada yang manjur buat kami dan ada yang tidak), ajaran baru buat dikhotbahkan, atau gaya baru buat diekspor; ini juga bukan “petunjuk membangun kebebasan.” Tidak bagi masyarakat adat lainnya di Meksiko, apalagi untuk semua orang yang berjuang di segenap pelosok dunia.

Selain itu, catat baik-baik, kami merumuskan waktu. Apa yang akan kau saksikan di sini cocok buat kami sekarang. Generasi baru akan meretas jalan mereka sendiri, dengan cara dan kala mereka sendiri. Konsep kebebasan tidak memperbudak para calon pewarisnya di masa depan.

Bagi kami, inilah kebebasan: menjalankan hak untuk membangun takdir kami sendiri, tanpa ada yang berkuasa di atas kami dan memberitahu kami apa yang harus atau jangan diperbuat. Dengan kata lain: ini hak kami untuk jatuh dan kembali bangkit. Kami tahu betul bahwa ini dibangun dengan pemberontakan dan martabat, tahu bahwa ada dunia-dunia lain dan cara-cara lain, dan bahwa sama seperti kami membangun milik kami di sini, yang lain-lain akan membangun identitas mereka, martabat mereka.

Selama dua kali dalam seminggu yang kau habiskan bersama komunitas-komunitas Zapatista, kau akan pergi ke pertemuan di Caracol dengan semua murid dari zona yang menjadi tempatmu. Dalam pertemuan ini, di mana banyak cara dan warna yang berbeda-beda dari geografi dan kalender yang berbeda-beda akan bersua, akan ada seorang guru yang dikhususkan untuk mencoba menanggapi pertanyaan atau keraguan apapun yang muncul selama masa tinggalmu. Ini karena kami merasa akan baik buatmu mendengar keraguan-keraguan apa misalnya yang timbul dari seseorang dari negara lain, benua lain, kota lain, dalam realitas lain.

Tapi bagian paling mendasar dari sekolah kecil ini kau akan belajar bersama…

Votán
Dalam rentang sekian bulan ini, puluhan ribu keluarga Zapatista bersiap-siap menyambut mereka yang datang ke sekolah kecil dalam komunitas. Bersama mereka, ribuan perempuan dan lelaki adat Zapatista telah menjadi Votán, individual sekaligus kolektif.

Jadi kau perlu tahu peran yang akan dimainkan oleh Votán, karena Votán, seperti kata mereka, adalah tulang punggung sekolah kecil. Ialah metode, rencana belajar, guru, sekolah, ruang kelas, papan tulis, buku catatan, pena, meja dengan sebutir apel, jam istirahat, ujian, kelulusan, jubah dan toga.

Banyak yang sudah ditulis dan diucapkan tentang apa arti Votán (atau “Uotán”, atau “Wotán”, atau “Botán”): misalnya, bahwa kata ini tidak ada dalam bahasa Maya dan hanya versi salah kaprah atau terjemahan buruk dari “Ool Tá aan,” yang artinya kurang lebih “Hati yang Berbicara.” Atau bahwa yang dimaksudnya adalah gempa bumi; atau raung jaguar, atau detak jantung bumi, atau jantung langit, atau jantung perairan, atau jantung pegunungan, atau semua ini dan lebih dari itu. Tapi, seperti banyak hal yang terkait masyarakat adat, ada banyak versi di atas versi dari mereka yang berusaha mendominasi (kadang dengan pengetahuan) tanah ini beserta para penghuninya. Jadi, kecuali kau memang berminat merenungkan tafsiran atas tafsiran (yang ujung-ujungnya mengabaikan penciptanya), di sini kami merujuk makna yang diberikan orang Zapatista pada Votán. Dan itu artinya semacam “penjaga dan jantung masyarakat,” atau “penjaga dan jantung bumi,” atau “penjaga dan jantung dunia.”

Tiap-tiap murid sekolah kecil ini akan memiliki Votán-nya masing-masing, seorang penjaga, guardián atau guardiana, tak peduli usia, gender, atau ras mereka.

Artinya, selain keluarga tempatmu tinggal selama hari-hari itu, kau akan mempunyai seorang guru pembimbing yang akan membantumu memahami apa arti kebebasan menurut orang Zapatista.

Para Guardian@s adalah orang-orang seperti semua orang biasa. Hanya saja orang-orang ini telah memberontak melawan kaum berkuasa yang mengeksploitasi, menghina, melucuti, dan menindas mereka, dan mereka memberikan hidup mereka pada pemberontakan itu. Namun demikian, Votán tidak mengkhotbahkan kultus kematian, kejayaan, atau Kekuasaan, namun menjalani hidup dalam pergulatan sehari-hari demi kebebasan.

Votán pribadimu, penjagamu, akan mengisahkan padamu sejarah kami, menjelaskan siapa kami, di mana kami, mengapa kami bertempur, bagaimana kami berjuang, dan di samping siapa kami hendak bergulat. Mereka akan bicara padamu tentang pencapaian dan kekeliruan-kekeliruan kami, mempelajari buku-buku ajar bersamamu, menuntaskan keraguan apapun sesanggupnya (dan bila mereka tidak sanggup, kita bikin pertemuan lebih besar). Merekalah yang akan berbicara padamu dalam bahasa Spanyol (keluarga tempatmu tinggal akan bicara padamu hanya dalam bahasa ibu mereka), mereka akan menerjemahkan padamu apa kata keluarga, dan akan menerjemahkan buat keluarga apa yang ingin kau sampaikan atau ingin kau ketahui. Mereka akan berjalan bersamamu, pergi ke ladang jagung atau mengangkat kayu bakar atau air bersamamu, mereka akan memasak dan makan bersamamu, bernyanyi dan menari bersamamu, tidur dekatmu, menemanimu saat pergi ke kamar mandi, memberitahumu kumbang mana yang harus dihindari, memastikan kau minum obat, singkatnya: mereka akan mengajari dan mengurusmu.

Kau bisa tanya apa saja pada Votán-mu: apakah kami memang keturunan Salinas, apakah SupMarcos sudah mati atau sedang berjemur di pantai di Eropa, apakah SubMoy bakal nongol, apakah bumi ini bulat, apakah ia percaya pemilu, apakah ia pendukung Jaguares [tim sepak bola Chiapas], dll, dll, dll. Tidak seperti guru-guru lain, bila penjagamu tidak tahu jawabnya, mereka akan bilang, “Aku tidak tahu.”

Votán-mu juga akan menjadi penerjemah non-stop yang tidak butuh baterai. Karena di sini, sejauh mungkin kau akan diajak berbicara dalam bahasa asli kami. Hanya penjagamu yang akan berbicara padamu dalam bahasa Spanyol. Dengan begini kau akan bisa merasakan apa yang terjadi saat seorang adat mencoba berbicara dalam bahasa dominan. Perbedaan mendasarnya adalah di sini kau tidak akan dipandang rendah atau diolok-olok karena tidak paham apa yang diucapkan padamu atau karena salah ucap. Mungkin ditertawakan, ya, tapi karena bersimpati pada jerih payahmu untuk memahami dan membuat dirimu dipahami. Dan catat, Votán-mu bukan hanya akan menerjemahkan kata-kata, tapi juga warna, rasa, suara, dunia sepenuhnya, artinya: sebuah kebudayaan.

Dalam pertemuan yang akan kau hadiri bersama teman-teman sekelasmu di suatu zona, kau tidak bisa melemparkan pertanyaan langsung pada guru; alih-alih kau bertanya pada penjagamu dan mereka akan menerjemahkan pertanyaan itu pada sang guru, yang akan menjawab dalam bahasa ibu mereka dan penjagamu akan menerjemahkannya balik padamu. Tentunya dalam dirimu akan tersisa rasa ragu apakah pertanyaanmu telah diterjemahkan dengan semestinya dan apakah jawaban yang kau terima sama dengan yang diberikan sang guru. Tapi, bukankah demikian persisnya yang dialami seorang adat dengan seorang penerjemah dalam sidang-sidang pengadilan pemerintah? Dengan demikian kau akan memahami bahwa apa yang mereka sebut sebagai “kesamaan di depan hukum” hanyalah salah satu lagi keamburadulan keadilan di dunia kita. Di mana kesamaan di depan hukum bila penerjemahan hal-hal seperti “kebebasan,” “demokrasi,” dan “keadilan” dibuat dengan kata-kata yang sama dari mereka yang ingin memperbudak, melucuti, dan melenyapkan kami? Di mana kesamaan bila tuduhan, pengadilan, dan vonis dibuat oleh sistem hukum yang –selain korup—dipaksakan dalam bahasa Penguasa? Di mana keadilan dalam sebuah sistem yang penilaiannya dilandasi oleh premis pengenyahan budaya?

Itu sebabnya sekolah ini akan begini. Itu sebabnya Votán akan demikian. Karena…

Mereka adalah Kami
Votán-mu adalah kolektif besar yang terkonsentrasi dalam diri satu orang. Ia akan bicara bukan sebagai individu. Tiap-tiap Votán adalah kami semua orang Zapatista.

Beberapa minggu lalu, Subcomandantes Moisés dan Marcos menyerahkan tanggung jawab sebagai juru bicara EZLN kepada ribuan lelaki dan perempuan adat Zapatista selama masa-masa sekolah kecil. Selama beberapa hari pada bulan Agustus itu (dan berikutnya pada Desember dan Januari), EZLN akan berbicara melalui suara mereka; melalui telinga mereka EZLN akan mendengar; dan dalam jantung mereka akan berdetak kumpulan besar yang adalah kami semua.

Jadi selama hari-hari sekolah kecil, kau akan memiliki guru yang tak kurang dan tak lebih adalah otoritas tertinggi Zapatista, pucuk pimpinan Tentara Pembebasan Nasional Zapatista: Votán.

Dan Votán juga akan mengurus…

Anak-anak
Untuk murid yang masih kecil (12 tahun atau kurang), guardiana bagi si anak akan menemani ibu dan/atau ayahnya sepanjang waktu, membantu mengurus si anak, memastikan agar mereka tidak jatuh sakit, agar mereka minum obat, agar mereka bermain, belajar, dan gembira. Bila si anak sudah bisa membaca, guardiana akan mempelajari buku pelajaran kami bersama si anak, dan bercerita bagaimana anak-anak adat hidup sebelum pemberontakan dan bagaimana hidup mereka sekarang. Mereka akan mengisahkan sejarah-sejarah hebat dan mengerikan, cerita-cerita, gurauan-gurauan, bahkan mungkin lagu tentang “la del moño colorado.” Dan kalau anak-anak itu nakal, mereka akan melarangnya, sebab kalau tidak SupMarcos akan datang membawa kantung besar berisi kue-kue dan tidak memberi mereka satu pun, biskuit bentuk binatang sekalipun, dan si agung Don Durito dari Lacandón tidak akan menceritakan bagaimana ia bertarung, seorang diri, melawan 3,141592 naga ompong, atau dongeng dahsyat Lucezita dan Si Anjing-Kucing yang, kata mereka, membuat Ironman, Batman, The Avengers, Spiderman, X-Man, Wolverine, dan apapun yang muncul, jatuh tersungkur.

Semua anak-anak, bersama anggota keluarga yang menemani mereka, akan ditempatkan di zona-zona terdekat dengan San Cristóbal de Las Casas, di bawah kondisi terbaik yang bisa kami tawarkan. Mereka akan mendapat tempat-tempat yang disiapkan khusus, bersama ibu atau ayah mereka, agar tidak kedinginan atau kebasahan bila hujan. Ada juga kawan-kawan yang paham soal kesehatan dan P3K. Dan kalau-kalau ada situasi darurat, dua ambulans dan dua kendaraan lain akan tersedia 24 jam untuk membawa si anak ke kota kalau perlu dokter, atau mengambil obat bila dibutuhkan. Dan bila suatu keluarga perlu kembali ke geografi mereka sendiri sebelum sekolah selesai, kami punya sedikit dana untuk membantu karcis atau bensin mereka.

Ringkasnya: anak-anak akan mendapat perlakuan istimewa. Tapi baik mereka maupun orang dewasa tak bisa mengelak dari…

Ujian
Ini ujian terberat yang bisa kau bayangkan. Bukan ujian tertulis, tesis, atau pilihan ganda; dan tak bakal ada juri atau dewan penilai dengan gelar akademik.

Ujianmu adalah realitasmu, pada kalender dan geografimu sendiri, dan dewan penilaimu adalah… cermin.

Di sana kau akan melihat bisakah kau menjawab satu-satunya pertanyaan di ujian akhir: apakah kebebasan menurutmu dan kalian?

-*-

Vale. Tabik dan percayalah, aku berkata dari pengalamanku sendiri, yang paling bagus dipelajari di sini adalah bertanya. Dan itu memang layak.

Dari pegunungan Meksiko Tenggara
SupMarcos.
Meksiko, Juli 2013
::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

Tonton dan dengarkan video-video yang menyertai teks ini.


Eduardo Galeano menuturkan anekdot tentang guru dan murid-muridnya.
————————————————————–
Kebebasan, misalnya, adalah tuntuan pembebasan semua tahan politik Mapuche. Lagu ini berjudul Cosas Simples, dari grup Cile Weichafe (Pejuang).
————————————————————–
Luna Zapatista, oleh Orlando Rodríguez dan Miguel Ogando, dengan “El Problema del Barrio”, gambar-gambar karya Juan Kalvellido. Video diproduksi oleh: Orlando Fonseca.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar